Bupati Batang:Formasi Khusus Untuk Guru P3K Sudah Saya Tandatangani

0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Batang, Jateng | Grow Media Indonesia – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, pada tahun 2022 , akan memberikan kesempatan kepada 810 orang guru berstatus Wiyata Bhakti (WB) untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Pemkab Batang telah memperhitungkan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk menggaji para guru P3K tersebut, dan Pemkab Batang akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melayani kebutuhan guru.

Informasi tersebut disampaikan Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji, pada upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-76 PGRI, di halaman kantornya, Kamis (25/11/2021). Dikutip dari batangkab.go.id.

“Formasi ini dibuka khusus untuk guru P3K dan sudah saya tandatangani. Siap-siap saja pada tahun 2022″, tandas Wihaji.

Wihaji menambahkan bahwa anggarannya yang penting masih sama, dan mungkin jumlahnya akan berkurang, karena akan terkurangi oleh 810 guru yang terangkat jadi P3K.

Sementara itu, Ketua PGRI Batang, M Arief Rohman, mengatakan, kesejahteraan guru Wiyata Bhakti di Kabupaten Batang masih lebih baik dibandingkan dengan daerah lain. Arief juga mengapresiasi perhatian dari bupati terhadap kesejahteraan guru WB di Kabupaten Batang.

“Pemberian bantuan operasional sekolah daerah (Bosda), di beberapa daerah lain rata-rata masih Rp500 ribu, sedangkan di Kabupaten Batang, Bosda diberikan secara berjenjang dan paling tinggi Rp1,5 juta. Selain itu, (guru wiyata bakti) masih mendapat tambahan dari sekolah yang bersumber dari BOS regular, besarannya hingga Rp2,1 juta”, bebernya.

Pemkab Batang, lanjut Arief, juga mendukung peningkatan kapasitas para guru. Pemkab Batang juga melihat teknologi juga sangat berperan penting untuk kemajuan dunia pendidikan, melalui pelatihan-pelatihan yang digelar, terlebih di masa pendemi.

Baca Juga :   Kapolsek Rantau Pantau Dua Lokasi pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

“Saat ini jumlah guru dari jenjang taman kanak-kanak (TK) sampai SMP sebanyak lima ribu orang. Rinciannya, 2.700 orang berstatus guru WB dan 2.300 orang guru ASN”, pungkas Arief.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Adang Purnomo

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

tidak adanya perhatian pemerintah mengenai jalan yang bobrok, kami merasa di anak tirikan

Jum Nov 26 , 2021
Total Pembaca : 237 jalan ini menghubungkan antara desa koto lanang dan desa sungai tutung, Hal ini mendapat kritikan dari yopi aprizal selaku ketua mahasiswa dua desa koto lanang periode 2019-2020. (Kamis, 26/11/2021) Jalan yang ramai di lewati masyarakat ini sudah sekitar 1 tahun berlubang dengan kedalaman sekitar 40cm. dengan […]