Polres Sumedang Resmi Menetapkan Kedua Pelaku Sebagai TersangkaPemalak Serta Pengrusakan Kendaraan Berjenis Truck

0 0
Read Time:1 Minute, 27 Second

SUMEDANG.Grow -mi.club – Dua orang tersangka tindak Pidana kekerasan di muka umum serta pemalakan yang dilakukan oleh NM (29) dan US (22) terlihat tertunduk lesu tak berdaya, disaat digiring ke ruang Aula Tribrata Polres Sumedang oleh anggota Sat kriminal Polres Sumedang. Untuk dihadirkan dalam konferensi Pers yang akan segera dimulai digelar, Rabu (24/11/21).

Dalam Konfrensi Persnya Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo robbyanto melalui Wakapolres Sumedang Kompol Asep Agustoni menuturkan” kedua orang tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka, hal tersebut kami sampaikan atas dasar bukti dan saksi atas apa yang telah mereka lakukan yaitu melakukan kekerasan di muka umum serta pemalakan di wilayah kawasan Simpang Pamulihan Sumedang pada hari Senin tgl 22 malam kemarin.” ujarnya

Adapun kronologis kejadian tersebut hasil keterangan yang kami kumpulkan dari Korban, saksi dan pelaku kejadian, “Saat itu NM dan US (kedua tersangka) awalnya memberhentikan kendaraan jenis Truck yang dikemudikan Indra Lesmana (31Th/Korban) dengan maksud
meminta sejumlah uang, oleh Indra Lesmana (Supir/Korban) diberilah uang sebesar 2000 ( dua ribu ). Kedua tersangka ini tidak terima, karena hanya diberi 2000 rupiah, dengan rona dan nada marahnya, saat itu US salah satu tersangka, meminta lagi sejumlah uang. Indra Lesmana (Sopir /korban ) tak menggubrisnya dan langsung melanjutkan perjalanannya menuju ke arah simpang Pamulihan. US dan NM (kedua tersangka) lantas mengejar dengan menggunakan sepeda motornya .

“Sesampainya di Kawasan Simpang Pamulihan, NS dan US (tersangka) menyalip dan menghadangnya. dengan langsung memukul kaca depan truk dan dua kaca spion dengan menggunakan batu dan golok hingga kaca mobil retak dan kedua kaca Spion hancur.,” Tutur Wakapolres Kompol Asep Agustoni

Baca Juga :   Capaian Vaksin di Wilayah Hukum Polsek Tabir dan Kecamatan Tabir Timur.

Salah satu tersangka US, mengatakan “Pihaknya mengaku nekat melakukan aksinya dikarenakan himpitan ekonomi. ” Pungkas Kompol Asep Agustoni.

Adapun barang bukti yang kami kumpulkan yaitu batu, golok serta R2 yang digunakan NM dan UStersangka

(Gerry)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Gerry

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kekecewaan Peserta Dari Krayan Atas Penundaan Seleksi Guru ASN – PPPK 2021

Kam Nov 25 , 2021
Total Pembaca : 47 Krayan Butuh Prioritas mengingat geografisnya di perbatasan Indonesia – Malaysia NUNUKAN – Puluhan guru honorer yang berasal dari beberapa Kecamatan di Krayan, Kabupaten Nunukan, merasa kecewa atas kebijakan Pemerintah yang menunda pelaksanaan seleksi guru ASN – Pekerja Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Kondisi geografis dari daerah asal […]