Terancam Keselamatan Warga,Dinas Kesehatan Aceh Utara Diminta Keluarga, Segera Merujuk Rusliadi Sakit Jiwa Ke RSJ Banda Aceh

0 0
Read Time:2 Minute, 57 Second
Sumber Foto-Indentias Rusliadi Penderita Gangguan Jiwa Warga Desa Matang Baloy Tanah Luas/Grow Media Indonesia

ACEH UTARA-Rusliadi seorang Pria berumur 32 Tahun asal Desa Matang Baloy Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara butuh bantuan Pemerintah kusus nya Dinas Terkait,Sabtu 23 Oktober 2021.

Rusliadi, sebelum mengalami gangguan jiwa,hidup bersama orang tua nya di Gampong pedalaman Matang Baloy Tanah Luas Aceh Utara,seperti biasa terlihat ,seorang yang patuh dan rajin bekerja sehati hari demi membantu nafkahi biaya kehidupan orang tua nya sendiri mencari rizki.

Namun selama 10 Tahun Rusliadi menderita Penyakit gangguan jiwa,keluarga bersama ibu nya Sudah berusaha dengan maksimal membawa Berobat,baik ke Rumah Sakit,maupun berobat Kampung secara herball belum membuahkan hasil.

Kondisi penyakit yang diderita Rusliadi sering mengamuk sendiri dan terancam keselamatan Warga sekitar.

Marduki abang kandung Rusliadi menceritakan, tentang kronologis kisah berawal adik kandung nya menderita sakit penyakit Saraf hingga terganggu kejiwaan nya sudah hampir 10 tahun lama nya,Ungkap Marduki.

“Kronologis sakit adik saya berawal ,dengan tiba tiba mengamuk sendiri,lalu kami sekeluarga membawa berobat ke Rumah Sakit Daerah Cut Meutia Lhokseumawe untuk perawatan, dan kami membawa nya berulang kali namun tidak ada hasil yang maksimal,nanti sembuh beberapa hari setelah itu kambuh lagi,gitu gitu terus,jelas nya.

Melihat kondisi Rusliadi semakin hari bertambah parah lalu keluarga Marduki mengambil ini siatif Merujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh Yang difasilitasi Dinas Kesehatan Aceh Utara akhirnya dirawat di Banda Aceh,Kata Marduki

“Setelah Adik saya mendapatkan perawatan tim Medis Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh ada beberapa tahap yaitu tahap pertama selama 28 sembuh pulang,kemudian tahap kedua dibawa lagi selama 2 bulan kurang lebih dirawat disana pulang lagi kata nya sudah sehat,namun hingga sampai dirumah berselang 15 hari berobat jalan Rusli tidak mau minum obat lagi, semua obat yang kita berikan menolak, dan mengatakan apa kita minum itu obat gila, jadi semua obat dibuang”.

Baca Juga :   Mahasiswa mahasiswi Pokjar Bhayangkara Kendal UT Semarang Lakukan Pemotretan UPI

Kondisi gangguan kejiwaan Rusliadi hingga saat ini sangat meresahkan Masyarakat sekitar,akhir nya pihak keluarga tidak mau beresiko dengan terpaksa dirantai sangat memprihatinkan.

“Dengan rasa kuatir takut beresiko terjadi hal hal yang tidak kita inginkan menyangkut nyawa orang maka Rusliadi terpaksa kita rantai,dan kondisi seperti ini sudah 7 bulan lebih lama nya dalam ikatan,karena kalau kita biarkan tampa ikatan sudah pasti akan terjadi pembunuhan bagi orang lain,maka kami butuh solusi yang terbaik dari pihak terkait dalam hal ini”Harap Marduki sama pemerintah.

Harapan keluarga Rusliadi kepada pemerintah daerah kusus nya Dinas Kesehatan sudi kiranya dapat membantu untuk pengobatan Adik nya kembali dibawa ke RSJ Banda Aceh untuk perawatan kembali hingga sembuh total.

“Kami keluarga Rusliadi sangat mengharapkan sama Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait dapat memperhatikan atau membantu adik kami ini bisa merujuk kembali kerumah sakit jiwa Banda Aceh untuk tinggal disana dirawat hingga benar benar sembuh,upaya itu diharapkan karena Rusliadi ketika kambuh sakit mengamuk dan mengejar semua orang ,ini menyangkut kesalamatan Warga,juga orang tua kami yang sudah lanjut usia terancam kesalamatan nyawanya”

Selain itu pihak keluarga Rusliadi mengaku Untuk Biaya perawatan adik nya saat ini sangat terbatas,apalagi biaya perawatan dan transportasi membawa sang adik ke Banda Aceh sangat minim,kata nya.

“Biaya perjalanan ongkos mobil dan lain lain untuk kita bawa kebanda aceh kami tidak ada,kalaupun ada dari kami sebagai abang abang nya bisa membantu se alakadar kemudahan,kami pun orang susah,dari orang tua kami pun tidak mempunyai apa apa,Rumah tempat tinggal adik kami bersama ibu sudah lansia, menetap dirumah bantuan Desa”tutup nya.

 

 

Baca Juga :   Yonarmed 3/105 Tarik/NP Terima Kunjungan Tim Binsis Alutsista

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Raja

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bumdes Makmur Lestari resmi tak berpenghuni

Jum Okt 22 , 2021
Total Pembaca : 113 Muara Enim,23 Oktober 2021 Muara Enim Grow-mi.club Pantauan tim media ini tidak ada aktivitas di kantor Bumdes Makmur Lestari sejak beberapa bulan terakhir di tahun 2021 ini Maju mundurnya Bumdes tergantung kepada kepala desanya , sesudah di revisi PERDES BUMDES baru baru ini Bumdes Makmur Lestari […]