Ditresnarkoba Polda Jateng Musnahkan 800 Gram Narkoba

0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

SEMARANG | Grow Media Indonesia – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah memusnahkan narkoba jenis sabu seberat 811,67 gram. barang tersebut dari kasus penyelundupan narkoba yang berhasil diungkap beberapa waktu lalu.

Di hadapan wartawan, Ditkreskrimsus Kombes Pol Lutfi Martadian diwakili Wadir Resnarkoba Polda Jateng AKBP Rizki Ferdiansah mengatakan narkoba jenis sabu yang dimusnahkan itu, merupakan hasil ungkap kasus dari penangkapan sindikat narkoba internasional. Yakni, pengiriman paket sabu dari Malaysia sebanyak 13 paket.

“Guna menghindari penyalahgunaan, barang bukti narkoba hasil ungkap kasus itu dimusnahkan,” ungkap AKBP Rizki di Mako Ditresnarkoba, Tanah Putih, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (21/10/2021).

Rizki menjelaskan, setelah mendapatkan penetapan dari pihak kejaksaan Kejari Sampang maka barang bukti langsung dilakukan pemusnahan untuk menghindari penyalahgunaan. Pemusnahan barang bukti narkoba hasil penangkapan sindikat internasional itu, dilakukan dengan melarutkan dalam air dengan dicampur sabun cuci pakaian.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Resnarkoba Polda Jateng bersama Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menyita paket narkoba jenis sabu yang dikirim dari Malaysia. Paket kiriman sabu itu, rencananya akan dikirim kepada seseorang yang beralamat di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Sedangkan satu kasus lainnya, berupa penyelundupan sabu di wilayah Sumenep, masih menunggu proses penyidikan dan menunggu hasil pemeriksaan dari Kejari Sumenep. Namun, kedua kasus penyelundupan narkoba dengan tujuan Sumenep dan Sampang seluruhnya tetap ditangani aparat Polda Jateng tanpa dilimpahkan ke Polda Jatim.

Menurut Rizki, kegiatan pemusnahan barang bukti sesuai dengan perintah undang-undang.

Baca Juga :   Progres Penyidikan Kebakaran Kilang Cilacap, Polisi Periksa 13 Saksi

“Total barang bukti yang kita musnahkan hari ini adalah 811,67 gram. Untuk proses selanjutnya kalau yang di Sampang karena bentuknya barang temuan, tuntas. Jadi dimusnahkan, karena kita tidak dapat tersangkanya. Tapi untuk yang di Sumenep masih nunggu proses lanjut, karena proses sidik di kejaksaan. Nanti kita akan tetap koordinasi dan berkas kita kirim. Nanti, petunjuk jaksa apa, kita penuhi sampai dengan P-21 dan tahap kedua,” kata AKBP Rizki.

Lebih lanjut Wadir Resnarkoba menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemusnahan barang bukti itu dan menunggu penetapan dari kejaksaan maka barang bukti disimpan di brankas dengan pengamanan ketat. Kunci brangkas penyimpanan barang bukti, dipegang masing-masing Kasubdit dan Kabag, sehingga tidak sembarang orang bisa mengambil barang bukti.

“Karena Direktorat Tahti Polda sedang direnovasi gedungnya, maka prosedur yang harus ditempuh adalah pemegang kunci harus dua orang. Itu untuk keamanannya,” jelasnya. (NK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Narwan Kelana

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di Matim,Operator PAUD Ikut Pelatihan

Jum Okt 22 , 2021
Total Pembaca : 30  Matim,NTT- Grow – mi- club || meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur Dinas PPO Manggarai Timur melakukan Kegiatan Pelatihan Operator Paud dalam mengelolah data. Kegiatan Pelatihan Operator PAUD  berlangsung diaula hotel Embun Pagi Borong pada kamis 21 oktober 2021. Pada kesempatan itu kepala dinas PPO […]