Kepala BKSDA Jambi dan Kepala BKSDA Merangin Tak Mampu menjawab Pertanyaan Komfirmasi awak Media dan HMI Cabang Bangko Mendesak Klarifikasi

0 0
Read Time:4 Minute, 31 Second

Part Two

 

Kepala BKSDA Jambi dan Kepala BKSDA Merangin Tak Mampu menjawab Pertanyaan Komfirmasi awak Media dan HMI Cabang Bangko Mendesak Klarifikasi

 

Hingga sore ini Pukul 18:36 wib.. Rabu 20 Oktober 2021.

Sebanyak 11 Pertanyaan Komfirmasi dari Awak Media yang dimaksud tak terjawab oleh Pihak BKSDA, baik Jambi atau Merangin.

 

Point Pertanyaam Komfirmasi yakni.

 

  1. Asal Harimau dari mana.

 

  1. Kantong bermain Harimau itu dimana.

 

  1. Apakah tersesat atau di usir oleh kelompok nya, sehingga Dia memasuki Pemukiman.

 

  1. Jumlah Harimau di Kelompok nya.

 

  1. Apakah BKSDA Merangin miliki Pos pantau di Setiap Area Taman Nasional.

 

  1. Jumlah Berapa hektare kantong Bermain Harimau.

 

  1. Diperkirakan Jalur mana yg di tempuh Harimau, sehingga BKSDA tidak mengetahui arah jelajahnya.

 

  1. Harimau yg dimaksud apakah ada Kelompok nya.

 

  1. Apakah seluruh Harimau di Sekitar Merangin memiliki Penanda Citra Satelite.

 

  1. Ketika ada Konflik, bagaimana pertanggung jawaban dari BKSDA terhadap Korban dan keluarga korban,.. mengingat BKSDA adalah lembaga yang bertanggung jawab atas Satwa dilindungi.

 

  1. Bila Harimau tewas oleh warga, warga itu akan di pidana…

 

Bila Manusia tewas eh Harimau,.. berarti harimau akan di Pidana ya pak.

 

Komfirmasi bersifat umum tak dijawab oleh Pihak BKSDA, hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan baru di tengah warga dan pada Awak media.

 

Melalui Sambungan Telepon, komfirmasi pada Ahmad Kausari.ST.MT. Wakil Ketua DPRD Merangin menjawab dari Versi nya,

Baca Juga :   Minat Masyarakat Tanah Luas Aceh Utara Untuk Menerima Vaksinasi Covid 19 Meningkat Dratis

 

Masyarakat butuh jawaban yang pasti, bukan andai andai, BKSDA diminta menjelaskan pada Masyarakat Merangin ada atau tidaknya Harimau lain yang berada dekat dengan Pemukiman dan Kebun warga.warga masyarakat butuh ketenangan saat mencari nafkah.

 

Sedangkan mengenai Santunan pada Keluarga Korban, Kausari pernah bertanya pada Tim BKSDA dan dijawab ya ada dibantu Rp 3 juta rupiah.

 

Arjun Jaya, Ketua Umum HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM HMI Cabang Bangko menyampaikan pada pihak BKSDA dan Pemerintah Merangin yakni.

 

  1. Mempasilitasi Anak dari Korban tewas yang diterkam Harimau Lapar diDesa Guguk mendapat Pasilitas Sekolah yang di Biayai Pemerintah atau dari BKSDA hingga batas SLTA. Mengingat Korban adalah tulang punggung keluarga.

 

  1. Diminta pada BKSDA untuk mengKlarifikasi pada warga ketiga Desa Dan Warga Merangin, bahwa Harimau yang terperangkap itu adalah Harimau yang telah menerkam warga dan atau masih ada harimau lain yang berada di sekitar pemukiman warga.

 

  1. Pada Pihak BKSDA dan Pemerintah Daerah agar memberi Trauma Healing pada warga yang terdampak dan memberi kenyamanan pada warga yang beraktivitas di kebun.

 

  1. Diharapkan kepada Pemerintah memberikan Solusi Konkrit terhadap masyarakat yg belom bisa beraktivitas mencari nafkah.

 

Dalam hal ini, Hasan Anas Pensiunan PNS di dusun Bangko menyampaikan pada awak media,. Anggaran dan aturan undang undang akan hal itu memang tidak ada,. Namun dalam hal ini Perintah daerah pun tak bisa berpangku tangan, silahkan lah ambil kebijaksanaan dalam membantu keluarga korban.

 

To be continueds

 

 

 

 

 

 

 

Part Two

Kepala BKSDA Jambi dan Kepala BKSDA Merangin Tak Mampu menjawab Pertanyaan Komfirmasi awak Media dan HMI Cabang Bangko Mendesak Klarifikasi

Baca Juga :   Kasus Curas di Surakarta, Kabid Humas: Polda Jateng Dukung Penyidikan

Hingga sore ini Pukul 18:36 wib.. Rabu 20 Oktober 2021.
Sebanyak 11 Pertanyaan Komfirmasi dari Awak Media yang dimaksud tak terjawab oleh Pihak BKSDA, baik Jambi atau Merangin.

Point Pertanyaam Komfirmasi yakni.

  1. Asal Harimau dari mana.

  2. Kantong bermain Harimau itu dimana.

  3. Apakah tersesat atau di usir oleh kelompok nya, sehingga Dia memasuki Pemukiman.

  4. Jumlah Harimau di Kelompok nya.

  5. Apakah BKSDA Merangin miliki Pos pantau di Setiap Area Taman Nasional.

  6. Jumlah Berapa hektare kantong Bermain Harimau.

  7. Diperkirakan Jalur mana yg di tempuh Harimau, sehingga BKSDA tidak mengetahui arah jelajahnya.

  8. Harimau yg dimaksud apakah ada Kelompok nya.

  9. Apakah seluruh Harimau di Sekitar Merangin memiliki Penanda Citra Satelite.

  10. Ketika ada Konflik, bagaimana pertanggung jawaban dari BKSDA terhadap Korban dan keluarga korban,.. mengingat BKSDA adalah lembaga yang bertanggung jawab atas Satwa dilindungi.

  11. Bila Harimau tewas oleh warga, warga itu akan di pidana…

Bila Manusia tewas eh Harimau,.. berarti harimau akan di Pidana ya pak.

Komfirmasi bersifat umum tak dijawab oleh Pihak BKSDA, hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan baru di tengah warga dan pada Awak media.

Melalui Sambungan Telepon, komfirmasi pada Ahmad Kausari.ST.MT. Wakil Ketua DPRD Merangin menjawab dari Versi nya,

Masyarakat butuh jawaban yang pasti, bukan andai andai, BKSDA diminta menjelaskan pada Masyarakat Merangin ada atau tidaknya Harimau lain yang berada dekat dengan Pemukiman dan Kebun warga.warga masyarakat butuh ketenangan saat mencari nafkah.

Sedangkan mengenai Santunan pada Keluarga Korban, Kausari pernah bertanya pada Tim BKSDA dan dijawab ya ada dibantu Rp 3 juta rupiah.

Arjun Jaya, Ketua Umum HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM HMI Cabang Bangko menyampaikan pada pihak BKSDA dan Pemerintah Merangin yakni.

  1. Mempasilitasi Anak dari Korban tewas yang diterkam Harimau Lapar diDesa Guguk mendapat Pasilitas Sekolah yang di Biayai Pemerintah atau dari BKSDA hingga batas SLTA. Mengingat Korban adalah tulang punggung keluarga.

  2. Diminta pada BKSDA untuk mengKlarifikasi pada warga ketiga Desa Dan Warga Merangin, bahwa Harimau yang terperangkap itu adalah Harimau yang telah menerkam warga dan atau masih ada harimau lain yang berada di sekitar pemukiman warga.

  3. Pada Pihak BKSDA dan Pemerintah Daerah agar memberi Trauma Healing pada warga yang terdampak dan memberi kenyamanan pada warga yang beraktivitas di kebun.

  4. Diharapkan kepada Pemerintah memberikan Solusi Konkrit terhadap masyarakat yg belom bisa beraktivitas mencari nafkah.

Baca Juga :   72 Purnawirawan dan Warakawuri di Kendal di Vaksin

Dalam hal ini, Hasan Anas Pensiunan PNS di dusun Bangko menyampaikan pada awak media,. Anggaran dan aturan undang undang akan hal itu memang tidak ada,. Namun dalam hal ini Perintah daerah pun tak bisa berpangku tangan, silahkan lah ambil kebijaksanaan dalam membantu keluarga korban.

To be continueds

 

 

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Hambali

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KEGIATAN BHABINKAMTIBMAS AIPTU HENDRA SUFIKA MENGHADIRI LAUNCHING FORUM ANAK KAMPUNG PURWODADI (FAKDI)

Rab Okt 20 , 2021
Total Pembaca : 378 ACEH TAMIANG, Grow-mi.club–Rabu.20/10/2021. Kegiatan bhabinkamtibmas aiptu hendra sufika menghadiri launching forum anak kampung purwodadi (fakdi), pada hari ini senin.18 oktober 2021. Sekitar pukul.09.00.wib sampai dengan sekitar pukul.12.15.wib, telah di laksanakan kegiatan lauching forum anak kampung purwodadi (FAKDI). Yang di buka oleh wakil ketua tp pkk kabupaten […]