Tekan Covid, Prof Dr Hendrawan Supratikno Gandeng BI, Sosialisasikan Keuangan Digital Dari Tunai ke Qris

0 0
Read Time:2 Minute, 35 Second

PEMALANG- Grow-mi.Club- Untuk lebih menekan penyebaran virus covid 19, Prof Dr. Hendrawan Supratikno mengandeng Bank Indonesia (BI) dan Prima Center Indonesia sosialisasikan keuangan digital dari uang tunai ke Qris (dibaca Kris).

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid meeting ( offline dan online ) berlangsung di Regina Hotel Pemalang Minggu, (17/10/2021).

Yang dihadiri, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Prof Dr Hendrawan Supratikno, Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Casudi, Yakup Widodo, Dodi Nugraha Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dr Heriyono Tardjono Tenaga Ahli DPR RI, dan para pelaku UMKM Mikro Di wilayah Pantura Pemalang.

Casudi, Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Komisi C dalam sambutanya mengusulkan, tentang dampak subsidensi atau turunya permukaan tanah dan permasalahan banjir di Kecamatan Bodeh, yang berdampak di sektor perikanan tambak, dan itu terjadi hampir setiap tahun.

“Maka itu kita harus bersama – sama mencari solusinya,” ujar anggota fraksi PDI Perjuangan itu.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi XI Prof Dr. Hendrawan Supratikno sejak awal Pandemi Covid – 19 hingga saat sekarang ini, telah berkontribusi banyak  terhadap warga masyarakat di daerah pemilihanya.

Salah satunya Prof. Hendrawan mendorong lembaga – lembaga mitra DPR RI seperti Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan bank – bank lain juga OJK Kementrian Keuangan agar mengalokasikan anggaran untuk penanganan covid dan vaksinasi.

“Oleh karena itu OJK melakukan vaksinasi di sejumlah titik, sementara Bank Indonesia juga demikian, terus melakukan pembagian sembako terhadap warga terdampak Covid – 19,” jelasnya.

Baca Juga :   Prof. Hendrawan dan BI Dorong Pengembangan Usaha Melalui Digitalisasi di Masa Pandemi

Sedangkan untuk masyarakat dunia usaha, OJK dimasa pandemi melakukan relaksasi kredit. Sedangkan Bank Indonesia banyak melalui berbagai program termasuk didalamnya melakukan pembagian sembako di berbagai titik.

Prof Dr Hendrawan Supratikno menghimbau kepada masyarakat supaya tetap mematuhi aturan pemerintah terkait virus corona. Karena apabila masyarakat tidak mengindahkan himbauan pemerintah, di kawatirkan muncul lagi gelombang ke tiga seperti yang di alami Malaysia dan Singapura.

“Itu sebabnya kita minta masyarakat untuk tetap disiplin kesehatan, protokol kesehatan harus tetap kita jaga, agar jangan sampai meledak kembali,” imbuh Hendrawan Supratikno, mengingatkan.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Tegal Dodi Nugraha usai kegiatan mengatakan, target tahun 2021 pengguna Qris secara nasional sudah hampir mencapai target, yakni mencapai 80%. Akan tetapi untuk eks Karisidenan Pekalongan, BI Tegal sudah mencapai target.

“Walaupun sudah memenuhi target, BI Tegal terus memberikan sosialiasi terhadap masyarakat dan pelaku usaha,” bebernya.

Dodi Nugraha menceritakan, kendala di lapangan saat memberikan edukasi terhadap masyarakat, banyak dijumpai, yaitu susahnya mengubah pola pikir masyarakat dari pembayaran secara tunai untuk perlahan beralih ke Qris.

“Padahal kami sering melakukan sosialisasi dan sharing-sharing terhadap masyarakat, mereka menganggap saat ini Qris bukan sebagai kebutuhan yang mendesak,” ungkap Dodi bercerita.

Dodi menjelaskan, untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat, saat ini pihaknya terus menggenjot sosialisasi melalui berbagai media massa, seperti media sosial, radio, televisi, dan juga dengan ivent – ivent lainnya.

“virtual zoom juga sering kami lakukan baik dengan pelaku UMKM maupun ke para pedagang,” akunya.

Dengan adanya terobosan BI dimasa covid memperkenalkan alat pembayaran tunai ke non tunai yakni dengan Qris, hal tersebut secara tidak langsung juga membantu pemerintah menekan angka penyebaran covid.

Baca Juga :   Rektor Unimal Lhokseumawe Memaparkan Sejumlah Capaian Yang Diraih Universitas Malikussaleh Saat Ini

Untuk informasi, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
(s-20)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Aero

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kampanye Medan Bersih Ala Walikota Medan

Ming Okt 17 , 2021
Total Pembaca : 72 Medan | Grow Media Indonesia – Menjadikan Medan bersih, merupakan salah satu visi misi yang ingin diwujudkannya. Bukan tanpa alasan, sebab Kota Medan pernah mendapat predikat sebagai kota terjorok di tahun 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Bagi Wali Kota Medan Bobby Nasution […]