Wabup Kendal WSB Sebut Puskesmas Rowosari 2 Kumuh Tidak Terawat

0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

KENDAL – Grow Media Indonesia-Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki (WSB) menyebutkan meski bangunan Puskesmas Rowosari 2 terlihat megah dari luar, namun saat masuk ke dalam dirinya menilai bahwa Puskesmas Rowosari 2 terkesan kumuh tidak dirawat.

Hal itu terungkap saat Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki melakukan sidak dan meninjau di Puskesmas Rowosari 2, Kecamatan Rowosari, Kendal, Jawa Tengah, Selasa (12/10/2021).

Tinjauan Wabup Kendal itu, terkait adanya laporan dari masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan rawat inap di Puskemas Rowosari 2, dengan alasan air di Puskesmas sedang mati.

Kepada para pegawai dan karyawan Wabup menanyakan terkait adanya laporan masyarakat tersebut, namun mereka menjawab, air yang mati hanya di area musala, sedangkan di area pelayanan medis tidak.

Saat berkeliling meninjau Puskesmas, Wabup yang biasa dipanggil Pakde Bas itu, hanya ditemani Kepala TU dan staf, karena Kepala Puskesmas Rowosari 2 sedang tidak berada di tempat.

“Dengan SDM yang berjumlah 80 orang, seharusnya puskesmas ini bisa bersih dan tidak terkesan kumuh. Saya melihat baik ruangan kerja maupun ruang rawat inap disini kotor. Ini menjadi penilaian dan pengawasan saya,” kata Pakde Bas.

Setelah meninjau, kemudian seluruh manajemen, karyawan, dokter dan tenaga kesehatan dikumpulkan di Aula Puskesmas dan diberikan pengarahan oleh Wakil Bupati Kendal.

“Kedatangan saya kesini adalah suatu tugas dan tanggung jawab saya kepada masyarakat. Jadi manakala ada keluhan pelayanan puskesmas dan kebetulan Dinas Kesehatan ada di bawah pembinaan saya, maka saya harus meninjaunya secara langsung,” tegas Pakde Bas membuka pengarahan.

Baca Juga :   Audiensi, Gubernur Bengkulu Terima Tawaran Kerjasama Dari PT. Garuda Indonesia

Dalam pengarahannya Wabup meminta kepada seluruh SDM di Puskesmas Rowosari 2, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kalian semua termasuk saya ini digaji oleh rakyat. Maka sudah semestinya melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas. Karena kesembuhan pasien itu 50 persennya berkat pelayanan dan perawatan yang ikhlas dari panjenengan,” ujar Wakil Bupati Kendal.

Selain itu Wabup menegaskan, bahwa kedatangannya ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, namun untuk melihat langsung kinerja aparatur yang di bawah pengawasannya.

“Saya tidak mau lagi ada keluhan dari masyarakat terkait pelayanan. Jadi saya minta sebulan kedepan Puskesmas Rowosari 2 ini harus sudah bersih dan tidak terkesan kumuh lagi,” tandas Pakde Bas.

Sementara itu sebelum acara pengarahan selesai, Kepala Puskesmas Rowosari 2, Istiroh menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya. Karena ada acara lain.

Terkait kondisi di Puskesmas Rowosari 2, ia malah mengeluhkan pendapatan puskesmas yang sudah setahun ini menurun.

“Puskesmas Rowosari 2 ini, SDM nya banyak, sedangkan pegawai profesionalnya minim. Selain itu di masa pandemi, pendapatan puskesmas menurun. Hal ini sudah terjadi setahun,” ungkapnya kepada Wabup.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati akan menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan. Selain itu ia akan melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala Puskesmas se-Kabupaten Kendal. (S-20)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Aero

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pria yang Diselamatkan di Tengah Hutan Oleh Polisi dan Masyarakat Meninggal Dunia

Rab Okt 13 , 2021
Total Pembaca : 56 GROW-MI.CLUB | Gowa – Pasca ditemukannya pria di tengah hutan dalam keadaan kondisi tubuh yang lemah yang hilang 4 hari lalu kabarnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu 13 Oktober 2021 pukul 01.00 Wita dinihari tadi di RS Syech Yusuf Kab Gowa. Awalnya Polisi (bhabinkamtibmas Desa Tonasa […]