Sosialisasi Pengelolaan Sampah Hingga Bernilai Ekonomi

0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

KENDAL- Grow Media Indonesia– Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, memberikan sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga ke warga masyarakat dan pengelola BUMdes.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut ditekankan agar dilakukan pengelolaan dan pemanfaatan sampah hingga bernilai ekonomi.

Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Vivin mengatakan bahwa pengelolaan sampah itu harus dimulai dari sumbernya yaitu rumah tangga dengan memilah sampah berdasarkan jenisnya.

“Sampah organik bisa dijadikan bahan kompos dan selanjutnya anorganik itu bisa dijual ke bank sampah. Karena itu kita harus bisa memilah sampah, sampah mana yang bisa dijadikan kompos dan yang bisa kita jual ke bank sampah,” katanya di Kendal Jawa Tengah, Selasa (14/9/2021).

Vivin menjelaskan sampah dapat dipilah seperti sampah organik yang berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, contohnya kulit sayur dan buah. Sedangkan sampah anorganik yaitu tidak berasal dari bahan makanan dan tidak bisa dikomposkan, seperti plastik, karet, dan kaleng.

“Sedangkan sampah anorganik yaitu tidak berasal dari bahan makanan dan tidak bisa dikomposkan, seperti plastik, karet, dan kaleng,” terang dia.

Program sosialisasi sampah berbasis masyarakat, lanjut Vivin, itu harus tetap berkelanjutan, agar pengurangan sampah di Kendal bisa teratasi dan tentunya menyelamatkan lingkungan dari limbah plastik.

“Maka peran aktif Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) tentang pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat desa sangat dibutuhkan apalagi sekarang ada Dana Dusun. Supaya warga paham yang pada akhirnya bisa mendorong BUMdes lebih maju,” jelas dia.

Baca Juga :   PUSTU SUBAN JERIJI KONDISINYA MEPRIHATINKAN

Kendati demikian, Vivin Irawati mengingatkan, semua itu tidak akan bisa berjalan baik tanpa dukungan dan kesadaran dari semua pihak.

“Semua pihak harus terlibat, baik dari pemerintah, masyarakat maupun swasta bisa mendukung dan terlibat juga dalam pengelolaan sampah. Harapannya kedepan masyarakat bisa mengolah sampah sendiri, bisa didaur ulang, sehingga berguna lagi dan bernilai ekonomi,” tandas Vivin.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekdin Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Anggota DPRD kabupaten Kendal, beberapa Kepala Desa, BUMdes dan masyarakat.

(s-20)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Aero (249)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan