SEBULAN DUA KALI KECELAKAAN MEMBUAT PEKERJA TAMBANG GELISAH

1 0
Read Time:4 Minute, 1 Second

Muara Enim,09/09/2021

DALAM SEBULAN KECELAKAAN TAMBANG TERULANG , KENAPA FAKTOR KELALAIAN ATAUKAH ALAM

Penuturan dan informasi di dapat tim media grow media Indonesia dari pesan WA salah satu sosial kontrol masyarakat di dekat area tambang di desa Gunung Raja kecamatan Empat Petulai Dangku di sebabkan dugaan sementara sefety di area Pertambangan kurang memadai dari Rambu rambu hingga minimnya tenaga K3 di lokasi

Penanggung jawab operasional sefety Sebut saja (EI) ketika di hubungi di no ponselnya untuk meminta penjelasan akan kecelakaan yang terjadi , kurang merespon dan terkesan diam, terbukti baik TLP saluler atau pesan WA tim media ini tak di gubrisnya sekalipun hanya mau konfirmasi kronologis kejadian kecelakaan ini.

Kalau SOP keselamatan di jalankan tentu kejadian seperti ini tidak akan pernah terjadi dan berulang , beruntung pada peristiwa ini tak ada korban jiwa berbeda pada tanggal 13 Agustus 2021 kemarin yang sampai menimbulkan korban jiwa.K3 punya motto keselamatan jiwa itu yang utama , tetapi faktanya di lapangan diduga tidak di terapkan ,di duga petugas K3 kurang memahami pentingnya keselamatan ” terbukti seringkali terjadi kecelakaan kerja di tambang ini” ujar sumber yang meminta namanya di inisial kan (JV)

Di rangkum dari berbagai sumber Kapolsek Rambang Dangku turun langsung ke TKP meski tidak ada korban jiwa ataupun luka atas kejadian tersebut, pihaknya memberi atensi bagi kasus ini mengingat dalam satu bulan terakhir sudah terjadi dua kali kecelakaan di areal yang sama.

Kapolsek juga memimpin pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengumpulkan keterangan terkait kejadian tersebut di kantor PT Lematang Coal Lestari (PT LCL), selaku pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) di wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) PT MPC itu.

Baca Juga :   Macet Di Dua Lokasi Banjir, Bhabinkamtibmas Turun Tangan

Kejadian yang berlangsung pada Rabu (8/9) ini, baru diketahui oleh aparat kepolisian pada Kamis (9/9) pagi. Oleh sebab itu, Kapolsek Rambang Dangku AKP Sofyan Ardeni langsung memimpin timnya melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berikut lampiran hasil investigasi

*I. PRIHAL *

LAPORAN KECELAKAN DI AREAL TAMBANG PT LCL YANG MENYEBABKAN KERUGIAN MATRIAL

II. FAKTA – FAKTA

  1. Pada hari ini Rabu tanggal 08 September 2021,sekira pkl 12.58 wib, mobil L 82 mengalami kerusakan Propeler shuf bagian depan di areal disposal elevasi 60 tepatnya di tanjakan dengan muatan OB di dalam tambang PT LCL yang di kemudikan Sdr Suryadi Ashari, lalu Sdr Suryadi menghubungi control room Sdr sendi pratama, dan di suruh menunggu untuk menerima bantuan mekanik datang.

  2. Kemudian mekanik A.n Sdr Jhoniske bersama dengan 5 orang mekanik lainnya datang ke TKP mobil rusak dan melakukan pengecekan mobil L 82 yang Sdr dilaporkan rusak oleh control room, setelah sampai di Pospam elevasi 60, kemudian dilakukan pengecekan dan di temukan kerusakan pada propeler shaf.

  3. Kemudian setelah melakukan pengecekan kerusakan pada mobil , mekanik kembali ke kantor untuk mengambil sperpart pada pukul 13.40 WIB dengan menggunakan mobil Triyono c.47 dengan nopol BG 8136 NJ,

4.Setelah mengambil sperpart mobil Sdr jhoniske langsung memarkir mobil di samping kanan mobil L82 yang rusak yang posisi masih di tanjakan dan belum di pindahkan dari TKP mobil rusak.

  1. Setelahnya para mekanik menurunkan sperpart mobil dan mulai memperbaiki kerusakan pada mobil L82 tersebut tanpa adanya bendungan tanah depan belakang seperti seharusnya SOP sefty pada lapangan.

  2. Pada pukul lk 13.44 WIB pada saat mekanik sedang memperbaiki mobil L82 tiba-tiba mobil L82 bergerak mundur kebelakang dan Sdr Suryadi berteriak bahwa mobil mundur kebelakang, dan dengan waktu bersamaan menambak mobil triton yang di parkir di samping mobil L82 yang bergerak lk 4 meter dari tkp dan menyeret mobil terotonom sejauh lk 20 meter ke bawah tanjakan dan di laporkan tiadakan adanya korban jiwa.

  3. Adapun data diri sopir mobil L82 dan 5 Orang Mekanik yang memperbaiki mobil L82
    Sopir :

Baca Juga :   GSBI LAKSANAKAN WORKSHOP DAN KONSOLIDASIDI HOTEL BURZ@ LUBUK LINGGAU

– Nama: Suryadin Ashari
– Ttl : Siku, 03 Maret 1979
– pekerjaan : Sopir
– alamat : Ds Siku

Mekanik :
– Nama: Jhoniske
– Ttl : Tebat Agung, 03 Juni 1982
– pekerjaan : mekanik
– alamat : Ds tebat agung

  • Nama : Aji Pangestu
  • Ttl : Gunung Raja, 29 Des 1997
  • Pekerjaan : Mekanik
  • alamat : Ds Gunung Raja

  • Nama : Suryadi

  • Ttl : Dangku, 27 Mei 1979
  • pekerjaan : mekanik
  • alamat : Ds Dangku

  • Nama : Iwaldi

  • Ttl : Gunung Raja, 09 Sep 2000
  • pekerjaan : mekanik
  • alamat : Ds Gunung Raja

  • nama : yudi

  • Ttl : lk 30 Tahun
  • pekerjaan : Mekanik
  • alamat : Ds Kuripan Baru

III. CATATAN :

1. Analisa :
1). Bahwa kurangnya sefty pada saat perbaiakan mobil L82 sehingga mengakibatkan mobil L82 bergerak mundur kebelakang pada saat perbaikan kerusakan mobil.

2. Prediksi :
– Apabila tidak dilakukan penataan menejemen yang lebih baik, tidak menutup kemungkinan akan kembali terjadi kecelakan yang serupa dan bisa menimbulkan korban jiwa.

3. Langkah – Langkah Yang Telah Dilakukan:
– Kapolsek Rambang Dangku, Unit Reskrim dan unit intelkam akan melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak terkait dengan adanya insiden kecelakan mobil L82 tersebut

4. Rekomendasi :
– Agar sekira nya Ka dapat memberikan perintah kepada unit Reskrim untuk melakukan peneyelidikan lebih lanjut mengingat kejadian tersebut sudah 2 kali terjadi.

  • agar sekiranya KA untuk dapat berkoordinasi dengan pihak menejemen sefty first PT LCL agar lebih memperhatikan sistem menejemen supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Dumm

Tim

Happy
Happy
%
Sad
Sad
50 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
50 %
Surprise
Surprise
%

setiaji (175)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan