Ketua Umum DPP GarKI Rohadi S, Sy datangi Kejati Sumsel guna mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan Korupsi di dinas perkim

0 0
Read Time:3 Minute, 54 Second

Muara Enim,29 Juli 2021

Ketua Umum DPP GarKI Rohadi S, Sy pertanyaakan ke Kejati Sumsel terkait pengaduan dugaan Korupsi di Muara Enim

Laporkan Dugaan Korupsi di dinas perkim kab Muara Enim, Garki sumatera selatan Minta Kejaksaan Tinggi Sumsel membuka informasi perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan pedestrian (tortoar) taman tugu gerbang dijalan lintas muara enim-palembang serta usut dugaan korupsi pembangunan taman tugu kopi di Ex kantor dinas pendidikan kab muara enim
palembang,

DPP Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Garki) Sumsel melaporkan&mempertanyakan kasus dugaan Pembangunan Proyek pedestrian (tortoar) taman tugu gerbang dijalan lintas muara enim-palembang. Pada dinas perkim kab muara Enim tahun anggaran 2019 serta pembangunan taman tugu kopi di Ex kantor dinas pendidikan kab muara enim oleh Dinas Perumahan&kawasan kab muara enim tahun 2018 diduga menjadi ajang korupsi pada Dinas perumahan&kawasan permukiman (perkim) kabupaten Muara Enim ke, kajati Sumsel, rabu (28/7/2021).
Ketua Umum DPP GarKI Rohadi S, Sy menyampaikan bahwa kedatangan kami kesini mempertanyakan penyelidikan dugaan korupsi Proyek pedestrian (tortoar) taman tugu gerbang dijalan lintas muara enim-palembang yang sebelumnya ditanggani oleh kejari kab muara enim dan santer terdengar bahwa proses lidiknya dilimpahkan ke kejaksan tinggi sumatera selatan kami juga melaporkan bahwa ada dugaan indikasi korupsi pembangunan taman tugu kopi yang dikerjakan 2 tahap pada tahun 2018 yang dikerjakan oleh dinas perkim kabupaten muara enim dalam laporan dan orasi serta mempertanyakan tersebut diterima langsung oleh Kajati M Rum melalui Adpidsus Bagian C saudara Candra saat menemui para pendemo dihalaman kejaksaan tinggi sumatera selatan .

Dalam orasi politiknya beserta isi laporannya, Garki menduga terjadinya pengendapan &pemeti Es an kasus dugaan korupsi tersebut mengingat penyelidikan atas dugaan indikasi korupsi Proyek pedestrian (tortoar) taman tugu gerbang dijalan lintas muara enim-palembang telah lama menguak kepermukaan namun sampai sekarang tidak ada satupun oknum yang ditetapkan TSK dalam penyelidikan kasus ini .
Pihaknya juga meminta kejati Sumsel melakukan Penyidikan dan Penyelidikan terkait dugaan kerugian keuangan negara dalam pembangunan tersebut, mengingat bagian dari Extra Ordinary Crime karena proyek tersebut merupakan proyek APBD kab muara enim yang bersumber dari masyrakat
” Proyek tersebut mencapai lebih kurang Rp 8 M lebih , anehya pemenang proyek ini terkesan dipaksakan karena sebuah perusahan sekala kecil yang memenagkanya ialah Cv kariya nusantara sebagaiama kita ketahui bahwa hanya perusahan yang memiliki kualifikasi usaha non skala kecil yang meski menjadi pemenang, kami juga meminta kejaksaan tinggi melidik dugaan korupsi pembangunan taman tugu kopi ex dinas pendidikan kab muara enim yang ditenderkan melalui 2 tahap dengan tahap pertama pembuatan pondasi dan penguatan tanah dan tahap kedua pembangunan taman tugu kopi dan seharusnya dibuka untuk umum namun sempat ditutupi oleh seng dan barulah setelah tim kejari turun baru dibuka untuk umum dan terlihat tidaklah bagus dan listrik meteran yang berserakan ungkap suhardi selaku sekretaris Umum Garki dalam Orasinya, rabu (28/7/2021).
Menurutnya berdasarkan temuan yang sudah ada dan dugaan indikasi korupsi pembangunan tugu kopi kejaksaan tinggi sumatera selatan selayaknya menetapkan TSK dalam dugaan indikasi proyek tersebut ,
Dalam orasi lain mukri As selaku dinamisator lapangan dalam orasinya mengharapkan agar kejaksaan tinggi sumatera selatan membentuk tim khusus guna mendalami dugaan pemalsuan inti personil&inti peralatan terhadap perusahaan-perusahaan yang memenagkan proyek konstruksi tersebut serta meski berani memanggil dan memeriksa A yani Herianto kepala dinas Perkim dan menetapkan Ybs sebagai TSK Atau Dider Intelektual dalam kasus ini
Lebih lanjut dikatakannya, Pelaksanaan proyek tersebut Diduga terjadi penyimpangan anggaran dan Diduga kuat menjadi ajang korupsi, mengingat kualitas dari pembangunan tersebut yang sangat buruk
” Berdasarkan hasil investigasi kami di beberapa lokasi berbeda, Faktanya bahwa telah beberapa kali kejaksaan melakukan pemeriksaan dari bangunan yang ada namun tidak ada satupun yang ditetapkan sebagai TSK

Bahkan, kami meminta kejaksaan tinggi sumsel agar jangan kalah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kami masih yakin dan percaya kalau kejaksaan tinggi sumsel punya integritas yang tidak diragukan dalam pemberantasan korupsi, sebagimana diawal sambutan saat coffe morning bersama awak media bahwa kejati punya target tersendiri dalam pemberantasan korupsi, kami yakin bahwa kejaksaan komitmen dengan hal itu
Sementara itu, rohadi menambahkan bahwa kepala dinas perkim kab muara enim seakan kebal hukum sehingga tak dapat dijerat hukum banyak dugaan indikasi korupsi yang mengarah kepadanya namun sampai saat ini jangankan setatus TSK kejaksaan seakan tak memiliki kemampuan untuk memanggil dan memeriksa sauda A Yani Herianto.
” Kami juga bertanya-apakah kejaksaan kita telah masuk anggin sehingga tak dapat mengungkap dider intelektual dalam kasus ini,” ungkap Rohadi kepada media ini.
Terpisah, suwardi menambahkan kami tetap memberikan dukungan terhadap kejaksaan tinggi sumsel agar dapat melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi khusunya di dinas perkim kab muara enim seperti kedua kasus diatas , sedikitpun saya tidak meragukan keberanian dan kepekaan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. “Tolong kami diperlihatkan kemampuanya untuk bisa memanggil&memeriksa A Yani Herianto,” jelasnya. ( Rhi )

Baca Juga :   Serukan Protokol Kesehatan, Polisi Di Todanan Blora Blusukan Pasar.
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

setiaji (177)

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan