0 0
Read Time:2 Minute, 22 Second

MAGELANG | Grow Media Indonesia – Sosialisasi Instruksi Bupati (Inbup) Magelang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease di Kabupaten Magelang terus dilakukan. Hal itu agar masyarakat Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memahami dan melaksanakannya.

(foto | Narwan Kelana)

Guna mempercepat sosialisasi, organisasi vertikal kewilayahan turut aktif bersama elemen lintas sektor terkait. Seperti dilakukan oleh Koramil 17/Salam yang tanpa lelah menyosialisasikan Inbup tersebut sejak Sabtu tanggal 3 Juli 2021.

(foto | Narwan Kelana)

Komandan Koramil (Danramil) 17/Salam Kapten Inf Andi Mulhan memimpin sosialisasi di tiga desa, yaitu Desa Jumoyo, Desa Kadiluwih, dan Desa Sucen, Kecamatan Salam. Sosialisasi ini dilakukan bersama Satgas PPKM Desa masing-masing, Minggu (04/07/2021) sore hingga petang.

(foto | Narwan Kelana)

Danramil 17/Salam Kapten Inf Andi Mulhan menjelaskan, kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB di Desa Jumoyo. Di desa ini tim menyambangi 10 tempat makan yang rentan terjadi kerumunan. Masing-masing di RM Rahmad Menang, Pecel Lele Naufal Gempol, Nasi Goreng Kali Putih, Pecel Lele Sedap Malam, dan Bakso Mercon Jumoy

(foto | Narwan Kelana)

“Kemudian ke Sate Kambing Mbak Giek, pemilik Ibu Giek, Pecel Lele Choirul Jaya, Sate Madura Pak Anton, Kupat Tahu Pulosari, terakhir ke Bakmi dan Nasgor Babadan, pemilik Zahran,” rinci Danramil Salam.

 

Dalam pelaksanaan sosialisasi ini Danramil bersama Kepala Desa Jumoyo Siti Khanifah dan 7 relawan dari Satgas Desa Jumoyo.

Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB, bersama Kepala Desa Kadiluwih Lilik Kuswantoro, Danramil 17/Salam melaksanakan sosialisasi di beberapa tempat. Turut mendampingi Babinsa Kadiluwulih Serma Heri Supriyanto dan dua perangkat desa, juwardi dan Rukhodin.

Baca Juga :   Bantu Kerja Bakti, Babinsa Mranggen Sekaligus Sosialisasikan Prokes

Tim melakukan sosialisasi ke Angkringan milik Sukiyo, Mie Ayam dan Baso “Ompong” milik Lasiman, Mie Ayam Baso Wonogiri milik Prawoto, dan ke Warung Bakmi milik Adi Mulyo.

Kemudian sosialisasi dilanjutkan ke Desa Sucen, Kecamatan Salam pada pukul 19.45 WIB. Di sini Kapten Inf Andi Mulhan didampingi Babinsa Sucen Sertu Ali Subkhan dan tiga perangkat desa, yaitu Abdul Rosyid, Nurcholis, dan Sarwan.

Tim menyambangi tempat makan Soto Tejo 2, Seafood Lumbung Roso, Pecel Lele Berkah Slamet, dan Pecel Lele Andri milik Andri Iswanto.

“Kami menyampaikan kepada para pemilik usaha bahwa batas waktu berjualan hanya diijinkan sampai pukul 20.00 WIB. Kemudian warung atau rumah makan hanya melayani take away atau delivery. Yaitu makanan dibungkus dan dibawa pulang, tidak diperbolehkan pengunjung makan di tempat,” kata Kapten Andi.

Kapten Andi juga mengimbau untuk kurrsi atau bangku agar ditumpuk di atas meja, untuk warung lesehan mejanya dikosongkan, botol kecap sambal, tisu dan kerupuk agar dipindahkan.

“Guna menguatkan sosialisasi di Desa Jumoyo, Kadiluwih dan Sucen ini, maka akan dilanjutkan dengan pemantauan terhadap pelaksanaan sosialisasi PPKM Darurat di masing-masing desa,” pungkas Kapten Inf Andi Mulhan. (NK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan