0 0
Read Time:2 Minute, 16 Second

MAGELANG | Grow Media Indonesia – Polsek Muntilan Polres Magelang berhasil menangkap 2 pelaku penganiayaan yang terlibat kasus premanisme di wilayah hukumnya. Satu pelaku dalam peristiwa penganiayaan di Jalan Pemuda Muntilan ikut Desa Pucungrejo. Serta satu pelaku penganiayaan di depan rental Play Station (PS) Dirty Play Dusun Karangrejo, Desa Karangrejo. Kedua pelaku berinisial FSP (23) warga Triharjo, Sleman, DIY dan ESKW (21) warga Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Penangkapan kedua pelaku dilaksanakan pasca keluar Instruksi Kapolda Jateng kepada Jajaran Polres dan Polsek di wilayah hukum Polda Jateng. Yaitu perintah untuk melakukan Operasi Premanisme dan Pungli yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Magelang melalui Kapolsek Muntilan, IPTU Ryan Eka Cahya, S,I.K., M.Si, saat Press Release di Loby Mapolsek Muntilan, Kamis (24/06/2021) mengatakan, kejadian penganiayaan ini terjadi di dua tempat yang berbeda. Namun masih sama-sama masuk wilayah hukum Polsek Muntilan. Kasus pertama terjadi pada korban bernama Yoga Pradana (20) warga Kecamatan Salam, pada 5 Mei 2020 di depan Alfamart Jalan Pemuda Muntilan yang masuk wilayah Desa Pucungrejo.

“Awal kejadian, pada Selasa 5 Mei 2020 pukul 03.30 WIB korban atas nama Yoga Pradana mengalami penganiayaan oleh sekelompok pemuda. Korban dikeroyok dengan tangan kosong dan ada juga yang memakai alat berupa besi. Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka pada mata kanan dan sekujur badan dan kemudian melaporkannya ke Polsek Muntilan,” ucap Kapolsek Muntilan.

Atas insiden ini, Polsek Muntilan berhasil menangkap 1 pelaku berinisial FSP, dan 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Baca Juga :   Bus Damri Terjun ke Sungai, Rumkit Bhayangkara Rawat 16 Korban Luka

“Pengungkapan kasus ini memang memakan waktu agak lama namun tetap kita kejar terus. Terbukti pada Jumat tanggal 18 Juni 2021, FSP berhasil kita tangkap di sekitaran Jalan Kartini Muntilan,” ujar IPTU Ryan.

Sementara untuk kasus kedua, menurut keterangan Kapolsek Muntilan, terjadi pada Kamis 17 Juni 2021 sekira pukul 03.00 WIB di depan rental Play Station (PS) Dirty Play wilayah Dusun Karangrejo, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Dijelaskan IPTU Ryan, waktu itu korban atas nama Mukhamad Rosyid (37) warga Keji Muntilan sedang minum kopi di warung sebelah rental PS Dirty Play. Setelah selesai minum kopi, korban merasa kehilangan tas gendong yang dibawanya.

“Di jalan keluar terminal arah Plaza Muntilan, korban menanyai seorang laki-laki apakah mengambil tas korban, hingga terjadi kesalahpahaman. Seketika itu, laki-laki tersebut mengambil pedang di dalam ruko PS dan menyabetkannya ke korban,” terangnya.

“Atas perbuatannya ini, Polsek Muntilan setelah menerima laporan dari korban bergerak cepat dan pada tanggal 17 Juni 2021 berhasil menangkap pelaku ESKW berikut dengan barang bukti sebuah pedang. Penangkapan dilakukan di sekitar wilayah Muntilan,” imbuh IPTU Ryan.

Kapolsek Muntilan berkomitmen akan terus melakukan Operasi Premanisme ini dan memberantas aksi premanisme maupun pungli di wilayah hukumnya, karena sangat meresahkan masyarakat. Hal tersebut menjadi komitmennya sesuai instruksi dari Kapolda Jateng untuk memberantas premanisme dan pungli. (NK)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan