1 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

BATANG- Grow Media Indonesia-Pandemi covid-19 sampai saat ini statusnya belum diturunkan oleh pemerintah dan badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO ), akibatnya ekonomi masyarakat pun terdampak. Untuk mengatasi dampak tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus keuangan bagi masyarakat di sektor jasa keuangan yang terdampak secara langsung.

Kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan misalnya, telah dikeluarkan OJK sejak Maret 2020 untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dan memberikan ruang gerak bagi sektor usaha dan masyarakat untuk tetap bertahan di masa pandemi sehingga bisa mempercepat pemulihan ekonomi.

Selain kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan, berbagai kebijakan telah dikeluarkan OJK untuk menjaga sektor jasa keuangan tetap stabil sehingga bisa mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional yang mengalami pelemahan akibat pandemi Covid-19.

Dalam rangka memberikan bekal pengetahuan kepada warga masyarakat di tengah Pandemi Covid – 19 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Anggota DPR RI Komisi XI dari Dapil X Jateng memberikan penyuluhan ke masyarakat terkait jasa keuangan secara door to door.

Dapil X Jateng sendiri meliputi Kabupaten Batang, Kota /Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang. Hadir dalam kegiatan itu anggota DPR RI Komisi XI dari Dapil X Jawa Tengah Prof.Dr Hendrawan Supratikno dalam hal ini mendelegasikan Yusak Farchan, MSi selaku Dewan Eksekutif Citra Institute dan Dr. Heriyono Tardjono, SH., Mkn.

Dewan Eksekutif Citra Institute
Yusak Farchan, MSi menuturkan, kegiatan penyuluhan jasa keuangan ini sebagai sarana edukasi masyarakat terhadap layanan sektor jasa keuangan di tengah pandemi Covid-19. Peran industri jasa keuangan harus didorong agar bisa berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Baca Juga :   Gunakan Truk Polisi, Masyarakat Serbu Lokasi Vaksin di Lhokseumawe

“Selain itu untuk memberikan pemahaman yang cukup kepada para pelaku UMKM, LKM dan para pengurus koperasi dan masyarakat umum tentang aspek Pengawasan OJK terhadap Industri Jasa Keuangan” ujarnya di Kabupaten Batang. Minggu, (30/05/2021).

Ia juga mengatakan, kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing sektor jasa keuangan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan regulasi, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan penetrasi pasar. Dengan kegiatan ini bisa melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat dengan diwujudkan dalam paket kebijakan terpadu pembiayaan dunia usaha untuk percepatan pemulihan ekonomi di segala sektor.

“Mengingat dimasa pandemi, Penyuluhan secara door to door sangat tepat dilakukan, sehingga bisa mengurangi kerumunan warga yang dapat menambah klaster baru covid – 19,” papar Yusak.

Yusak Farchan, MSi menjelaskan, pemulihan ekonomi harus secepatnya dilakukan. Pemerintah juga tak henti – hentinya melakukan upaya pemulihan ekonomi dengan berbagai terobosan agar geliat pertumbuhan ekonomi nasional stabil.

“Pemulihan ekonomi dampak covid, pemerintah memberikan berbagai insentif perpajakan untuk mendorong daya beli masyarakat, memenuhi kebutuhan impor bahan baku produksi untuk sektor yang masih terdampak pandemi, serta membantu arus kas perusahaan agar kembali beraktivitas,” bebernya.

Dalam konteks memberikan stimulus kepada masyarakat terdampak Covid-19, OJK diharapkan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan education, dan juga peduli kepada warga yang kurang beruntung apalagi dimasa pandemi covid – 19 seperti saat ini yang semua serba terbatas. Problematika warga saat ini benar – benar komplek mengingat dampak adanya virus corona ini benar – benar dirasakan semua lapisan masyarakat.(s-20)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Aero (186)

By Aero

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan