0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

MAGELANG | Grow Media Indonesia – Dalam rangka memerangi dan memutus mata rantai Covid-19, Akademi Militer (Akmil) menggelar vaksinasi untuk para istri/suami Keluarga Besar Tentara (Militer dan PNS) Organik Akmil. Pelaksanaan kegiatan pada hari Selasa-Rabu, 18-19 Mei 2021 pada pukul 07.30 – 11.30 WIB dan 13.30 – 15.00 WIB. Kegiatan bertempat di Rumah Sakit Kesehatan Akmil oleh Dokter dan Perawat Akmil.

(foto | Penhumas Akmil/NK)

Kepala Kesehatan (Kakes) Akmil, Letkol Ckm dr. Wijiono, So.OT. (K)., Hip & Knee menegaskan, Keluarga Besar Tentara Organik Akmil melaksanakan vaksin melalui tahapan vaksinasi satu sampai dengan empat. Tahapan pertama, pengecekan suhu dan pendaftaran kemudian dilanjutkan cek tensi/tekanan darah serta registrasi peserta vaksinasi yang harus lolos verifikasi pendaftaran melalui aplikasi “Peduli Lindungi”.

“Selanjutnya menuju Pos 2, untuk screening dan anamnase. Di pos ini penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta atau comorbid. Pos dua ini akan diberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk ada tidaknya penyakit bawaan. Jika ada satu saja item yang tidak sesuai syarat, maka dia tidak boleh menerima vaksin,” ungkap Kakes Akmil, Selasa (18/5/2021).

(foto | Penhumas Akmil/NK)

Jika lolos di Pos 2, lanjut Kakes, maka tahapan berikutnya adalah pemberian vaksin Corona yang berada di Pos 3. Usai disuntik, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit di Pos 4. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

“Selama masa observasi ini, akan dipantau gejala klinis yang muncul pasca pemberian vaksin. Jika timbul efek samping dari vaksin berupa gejala klinis akan dimasukkan ke kamar KIPI,” lanjutnya.

Baca Juga :   Pembakaran Pesawat Terbang Quest Kodiak MAF di Papua
(foto | Penhumas Akmil/NK)

Kakes menjelaskan efek samping yang muncul atau KIPI tidak membahayakan. Biasanya gejala yang muncul adalah faktor alergi seperti vaksin-vaksin lainnya.

“Kita juga sudah praktikkan dalam simulasi bila muncul KIPI setelah disuntik, karena alergi seperti vaksin lain, ini bisa ditangani oleh petugas. Dalam Proses vaksin ini belum ada keluhan, semua sehat dan aman. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menindungi kita semua. Aamiin,” pungkas Kakes Akmil. (Penhumas Akmil/NK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan