0 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

KENDAL- Grow Media Indonesia-Menjadi Barista, merupakan salahsatu profesi pilihan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal setelah bebas.

Demi mendukung hal itu Lapas Terbuka IIB Kendal membekali warga binaanya satu keterampilan untuk menjadi seorang barista.

“Pelatihan ini bekal bagi mereka setelah bebas, seandainya ingin menjadi Barista,” kata Rusdedy, Kalapas IIB Kendal, Jawa Tengah, di acara Pelatihan Barista Warga Binaan Pemasyarakatan, Minggu (9/5/2021).

Disampaikan dia, sekarang ini minum kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat di segala usia. Apalagi di Kabupaten Kendal sendiri, mempunyai kopi khas Kendal yang sudah mendunia.

“Selain untuk membantu pekerjaan warga binaan, sekaligus memberikan pemahaman pada masyarakat akan kopi Kendal, yakni Kopi Robusta, Kopi Arabika dan Kopi Liberika,” ungkapnya.

“Semoga pelatihan Barista ini bermanfaat bagi mereka setelah keluar nanti,” imbuh Dedy.

Sementara itu, Pelatih Barista, Slamet Prihatin mengatakan, syarat utama menjadi seorang barista harus bahagia, karena itu akan mempengaruhi rasa kopi yang dibuatnya.

“Enak dan tidaknya kopi tergantung mood baristanya,” ujar ia.

Menurut Lek Pri, sapaan akrabnya, rasa kopi akan lebih nikmat kalau tanpa gula.

“Kalaupun mau pakai gula, kasih gula aren, karena itu lebih sehat,” ungkap wartawan kompascom tersebut.

Terkait warga binaan yang mendapat pelatihan barista, Lek Pri berharap ilmu yang mereka dapat bermanfaat.

“Terapkan untuk wirausaha, buka cafe atau warung kopi setelah keluar nanti,” tandasnya. (s-20)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Aero (179)

Baca Juga :   Anggota Koramil 06/Nanggulan Pengamanan Perayaan Paskah

By Aero

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan