0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

Desa Growong Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terletak di antara perbukitan Sikapat dan Sipayung. Lokasi yang dikelilingi bukit ini ini membuat desa ini sangat kesulitan menerima sinyal internet.

Hal itu sangat memengaruhi kegiatan belajar dan mengajar di desa ini, utamanya bagi para murid di SD Negeri Growong. Kondisi seperti itu diceritakan oleh Qotrunada (12) salah satu siswi SD tersebut melalui surat kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam suratnya, siswi yang akran dipanggil Nada ini mengungkapkan kesulitan para siswa dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh (daring). Karena lokasi desanya yang sulit menerima sinyal operator jaringan seluler. Surat dari Nada ini mendapat perhatian khusus dari orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

Akhirnya Ganjar Pranowo mengunjungi SD Growong saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021. Moment ini diambil karena Ganjar melihat hal itu sebagai permasalahan yang perlu diselesaikan secara konkret, membantu bagaimana para siswa bisa mendapatkan akses jaringan internet.

Ganjar mengatakan solusi terbaik adalah berkomunikasi dengan pihak Telkom agar bisa dipasang jaringan internet di Desa growong. Sehingga anak-anak di desa ini bisa mengikuti pembelajaran daring dengan lancar.

“Tadi dari Telkom mengatakan akan memasang jaringan pada Mei ini. Semoga cepat selesai, agar anak-anak bisa belajar dengan tenang. Tadi ada siswa yang tidak punya handphone, kita bantu. Kita memperingati Hardiknas di tempat ini, membantu kesulitan sekolah ini, karena inilah cara mencetak sumber manusia bangsa yang konkret,” ujar Ganjat Pranowo.

Sementara Nada mengungkapkan maksd berkirim surat ke Gubernur Jateng karena dia dan teman-temannya sudah rindu bersekolah kembali dengan bertatap muka. Namun karena masih masa pandemi jadi belajar dari rumah.

Baca Juga :   Peduli Warga Terdampak Covid-19, Peserta Sespimti Dikreg 30/2021 Beri Bantuan Sembako

“Tapi di sini susah sinyal, jadi sulit paham saat belajar daring. Kadang tugas dari guru dikirim lewat WhatsApp baru masuk siang atau sore hari, padahal dari guru dikirim pagi hari,” ungkapnya.

Nada juga menceritakan lebih susah lagi tugas baru masuk ke handphone malam hari. Bila ada tugas yang kurang jelas, mau mencari penjelasan lewat internet tidak bisa.

“Padahal tugas harus segera diselesaikan dan dilaporkan ke guru, untuk mendapat tugas selanjutnya,” pungkas Nada. (NK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan