0 0
Read Time:1 Minute, 3 Second

KLATEN | Grow Media Indonesia – Bupati Klaten Sri Mulyani membuka panen perdana padi jenis Rajalele Srinuk di Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Klaten Jawa Tengah, Jumat (30/4/2021). Total potensi panen padi Srinuk di desa tersebut mencapai 21 ton dengan luas lahan tanam 6.000 meter persegi, terbagi menjadi 3 patok.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengungkapkan tanaman padi jenis Rajalele Srinuk yang ditanam petani, kondisinya baik.

“Serangan hama sangat minim dan hasil panennya bagus,” ungkapnya.

Menurutnya Srinuk sangat potensial untuk dikembangkan di wilayah kecamatan lain. Hal ini lantaran potensi panen varietas unggulan ini mencapai 7 ton setiap patoknya dengan rata-rata luas 2.000 meter persegi setiap patoknya.

“Tentu ini hasil panen yang besar dan menguntungkan petani. Karena varietas unggulan, kualitasnya juga mumpuni,” lanjutnya.

Bupati Sri mengatakan, beras Srinuk bagus dan wangi namun lebih pulen bila dibandingkan dengan beras varietas unggulan lain seperti Mentik Wangi.

Ia berharap padi Srinuk ke depannya makin diminati petani Kabupaten Klaten dan berdampak pada jumlah luas lahan tanam padi Srinuk. Dengan demikian, varietas ini mudah didapat oleh masyarakat dan menjadi beras yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Klaten.

“Selain Srinuk, ada juga Srinar. Keduanya merupakan varietas padi unggulan di Kabupaten Klaten. Semakin banyak petani yang menanam varietas unggul ini, maka semakin banyak masyarakat yang mengenalnya,” pungkasnya. (KominfoKlt/AG)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga :   Sepanjang Jalingkut Brebes Dirazia Tim Gabungan Penegak PPKM

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan