0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

BOYOLALI | Grow Media Indonesia – Bandara Adi Soemarmo yang berada di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali menjelang Lebaran tahun 2021 ini mulai meningkatkan pelayanan dalam menyambut kedatangan pemakai layanan transportasi udara. Di tengah pandemi Covid-19, pihak bandara mulai memperketat aturan bagi pengunjung yang akan melakukan perjalanan melalui udara.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Yani Ayat menjelaskan bahwa Bandara Adi Soemarmo akan menerapkan alat deteksi Covid-19 yakni GeNose C-19 bagi seluruh mengunjung bandara. Alat deteksi tersebut dipergunakan oleh masyarakat yang akan bepergian dengan maskapai penerbangan. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Sesuai SE 34 dari Kemenhub bahwa pelaku perjalanan sekarang menggunakan alat tes antigen, PCR dan GeNose,” ungkapnya.

Disinggung mengenai biaya, pihaknya mengatakan bagi para penumpang yang bepergian menggunakan maskapai penerbangan akan dikenakan biaya sebesar Rp 40.000 untuk sekali tes. Untuk dapat melakukan tes GeNose, calon penumpang diminta untuk menunjukan Kartu Identitas diri seperti KTP/SIM/Paspor dan tiket pesawat yang telah dipesan.

“Syarat untuk GeNose membawa tiket pesawat saat pendaftaran,” ujarnya di sela simulasi ujicoba alat deteksi GeNose C-19 pada Rabu (28/4/2021) di halaman parkir bandara setempat.

Pihaknya telah menyiapkan tiga alat GeNose yang diletakan di tempat tertentu untuk pengunjung. Dalam satu jam, ketiga alat tersebut mampu mendeteksi 60 orang.

“Peralatan yang ada di bandara ada tiga. Di mana alat ini memiliki kemampuan tiga jam. Dalam satu jam bisa melayani 20 orang. Nanti setelah tiga jam istirahat dulu alat ini satu jam,” terang Yani Ayat.

Baca Juga :   Babinsa Koramil 1013-13/Sungai Babuat Ajak Warga Patuhi Disiplin Protkes Covid-19

Alat GeNose di Bandara Adi Soemarmo ini akan mulai diberlakukan Kamis (29/4/2021). Hal tersebut karena periode jelang masa peniadaan mudik mulai berlalu pada Kamis (22/4/2021) hingga Sabtu (15/5/2021). Selain itu juga pada masa pasca peniadaan mudik pada Selasa-Senin (18-24/5/2021) untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung bandara. (KominfoByl/AG)

 

(Atik Grow)

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan