0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

 

LHOKSEUMAWE-Jajaran Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe berasil meringkus tiga orang tersangka penggunaan narkotika jenis sabu di sebuah gubuk terbuka di pinggir jalan Dusun Meurah Mulia Lorong V Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe,Jumat 23 April 2021.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam Konfrensi Pers menjelaskan,atas laporan informasi Masyarakat di sebuah gubuk daerah tersebut sering digunakan tempat memakai Narkoba, Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe
melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi tersebut,dan setelah di
lakukan penyelidikan lebih kurang satu minggu, di dapatlah informasi bahwa benar di
sebuah gubuk terbuka yang berada di pinggir jalan Dusun Meurah Mulia Lorong V Desa
Mon Geudong Kec.Banda Sakti Kota Lhokseumawe memang telah dijadikan tempat
untuk mempergunakan narkotika jenis sabu;

“Dari ketiga orang tersangka tersebut petugas berhasil menyita barang bukti berupa 1
(satu) buah kaca pirek yang masih berisikan barang bukti yang diduga narkotika jenis
sabu, Seperangkat alat untuk mempergunakan narkotika jenis sabu yang terbuat dari
kemasan minuman air mineral merk MOUNT (BONG), 1 (satu) batang pipet plastik yang
ujungnya telah dirucingkan (sendok), 1 (satu) buah mancis”

Ketiga tersangka menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut mereka terima dari
seorang laki-laki yang bernama saudara DEK UL (nama panggilan ”DPO”), umur 28,
perkerjaan Tidak Tahu, alamat Lorong V Desa Mon Geudong Kec.Banda Sakti Kota
Lhokseumawe pada hari Jum’at tanggal 16 April 2021 sekira pukul 16.00 wib di gubuk
terbuka yang berada di pinggir jalan Dusun Meurah Mulia Lorong V Desa Mon Geudong
Kec.Banda Sakti Kota Lhokseumawe dengan bentuk awal 1 (satu) bungkus/paket kecil
barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu yang dikemas kedalam plastik transparan.

Baca Juga :   Tahun 2021 Program Kartu Prakerja Akan Dilanjutkanujar Wapres

Tujuan ketiga tersangka menerima narkotika jenis sabu tersebut adalah untuk dipergunakan secara bersama-sama,para tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a UU. RI No.35 tahun
2009 tentang Narkotika.

Para tersangka terancam Pidana Penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling
lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,- (satu miliar rupiah)
dan paling banyak Rp.10.000.000.000,- (sepuluh miliar rupiah(Hamdani)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Hamdani (95)

By Hamdani

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan