Kabid Bina Marga: 409 Ruas Jalan Panjang 881.087 Kilometer Harus Diperbaiki

0 0
Read Time:2 Minute, 33 Second

Purbalingga, Jateng | Grow Media Indonesia – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga Jawa Tengah, mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 68 miliar untuk menangani kerusakan infrastuktur jalan antara lain pembangunan jalan, peningkatan jalan, dan pemeliharaan 33 ruas jalan kabupaten.

Dikutip dari Jatengprov.go.id, Jum’at (15/1/2021), Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Purbalingga, Cahyo Rudiyanto memaprkan bahwa jumlah ruas jalan kabupaten yang harus diperbaiki ada sebanyak 409 ruas dengan panjang 881.087 kilometer.

Anggaran yang diperlukan untuk menangani kerusakan jalan tersebut mencapai nominal di atas Rp. 100 miliar. Namun, kebutuhan tersebut belum dapat dipenuhi semua karena pandemi Covid-19. Pemkab Purbalingga hanya sanggup mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 30 miliar pada tahun anggaran 2020, dan Rp. 68 miliar pada 2021.

“Untuk menangani kerusakan jalan yang masih masuk dalam kondisi baik dan sedang maka dilakukan pemeliharaan rutin,” kata Cahyo.

Kerusakan jalan yang terjadi di Kabupaten Purbalingga, lanjut Cahyo, disebabkan oleh beberapa faktor seperti hujan yang terus menerus yang mengakibatkan kerusakan jalan naik menjadi empat kali lipat dibandingkan ketika kondisi normal, musim penghujan juga membatasi gerak tim penambal lubang jalan.

Di samping itu, kata Cahyo, banyak ruas jalan yang sebenarnya membutuhkan penanganan ekstra berupa pelapisan kembali serta peningkatan konstruksi jalan.

“Ini karena aspal yang digunakan memakai aspal panas yang proses pembakarannya butuh cuaca yang panas. Lubang jalan yang ada kebanyakan tergenang air dan perlu dibersihkan serta dikeringkan terlebih dahulu, sehingga butuh waktu yang cukup lama dan ini menyebabkan menurunnya kecepatan penambalan lubang jalan”, ungkap Cahyo.

Baca Juga :   Peduli Korban Banjir Pekalongan, Ponpes Darul Arqom Patean Kendal Bagi Sembako

Cahyo menjelaskan bahwa ruas jalan yang membutuhkan pemeliharaan secara berkala adalah Jalan Ahmad Yani, Jalan S Parman sisi timur, Jalan Bobotsari – Karanganyar, Jalan Pengadegan – Kecombron, Jalan Kecombron – Rembang, Jalan Kutabawa – Karangreja, dan Jalan Soekarno Hatta.

Selain itu, tambah Cahyo, beberapa ruas jalan memerlukan peningkatan kontruksi, di antaranya Jalan Mewek – Kalimanah, Jalan Bojong – Panican, Jalan Panican – Linggamas, Jalan Panican – Kemojing, dan Jalan Kembangan – Karanggedang.

“Faktor lain penyebab jalan yang berlubang disebabkan banyaknya kendaraan angkutan barang yang melebihi muatan dan drainase jalan yang kurang memadai,” ungkapnya.

Cahyo menjelaskan, penanganan kerusakan jalan kabupaten secara garis besar dilakukan dengan dua metode pengadaan, meliputi pengadaan secara tender melalui pemeliharaan berkala dan peningkatan jalan, serta pengadaan secara swakelola atau pemeliharaan rutin.
Saat ini, pihaknya tengah melaksanakan lelang pada tahapan persiapan perencanaan teknis. Kontrak direncanakan mulai berjalan pada awal Mei 2021.

“Pemeliharaan rutin jalan kabupaten saat ini sedang berjalan dengan sistem penambalan lubang jalan oleh empat tim penambal, yakni UPTD (Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah) I Purbalingga, UPTD II Bukateja, UPTD IV Rembang, dan Tim Bidang Bina Marga,” jelas Cahyo.

Adapun ruas jalan yang sudah dan sedang ditangani oleh petugas rutin, antara lain adalah ruas Jalan Soekarno Hatta, Jalan Mewek – Kalimanah, Jalan Bojong – Panican, Jalan dalam Kota, Jalan Purbalingga – Padamara, dan Jalan Bancar – Kalikajar. Selanjutnya, ada Jalan Bobotsari – Karanganyar, Jalan Kecombron – Rembang, Jalan Pengadegan – Kecombron, Jalan Pepedan – Tegalpingen, Jalan Penican – Linggamas, dan Jalan. Gambarsari – Jetis.

Pemkab Purbalingga, lanjut Cahyo, juga mengambil beberapa langkah ekstra untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan, yakni menambah tim penambal lubang jalan dari empat tim menjadi enam tim dan menggunakan aspal dingin (aspal buton) yang tidak memerlukan pembakaran. (Ad17).

Baca Juga :   MURHADI USAI DILANTIK GEUCHIK DIFINITIF GAMPONG AMPEH TANAH LUAS DI ARAK WARGA KELILING DESA .

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Adang Purnomo

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pencegahan Untuk Memutus Mata Rantai Covid-19 Terus Dilakukan, Babinsa Mojosongo Bantu Penyemprotan Disinfektan

Sab Jan 16 , 2021
Total Pembaca : 7 Surakarta, Jateng |Grow Media Indonesia-Babinsa Kelurahan Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735 Surakarta Sertu Aswan Ahiri membantu kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah Mojosongo Kecamatan Jebres. Sabtu, (16/1/2021) pukul 09:00 wib s.d. selesai. Saat dikonfirmasi Awak Media Sertu Aswan mengatakan Peran aktif diwilayah seorang Babinsa tetap dilakukan di […]