Wabup Kendal: Komoditas Kedelai Harus Ditingkatkan Produksinya

1 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Kendal, Jateng | Grow Media Indonesia – Wakil Bupati Kendal Jawa Tengah H. Masrur Masykur yang mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, MSi serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal Ir. Tjipto Wahjono, MM,Senin (11/1/2021), di Sekretariat Kabupaten Kendal, mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang digelar secara daring,

Wakil Bupati Kendal H. Masrur Masykur, mengatakan bahwa dalam rapat tersebut membahas tentang kedelai yang sering mengalami kelangkaan, yang harus segera disikapi. Selain kedelai komoditas jagung dan padi atau gabah juga perlu untuk ditingkatkan.
Solusi untuk mencukupinya yaitu dengan adanya perluasan lahan tanam dan pengadaan stok barang. Dengan tujuan agar tidak ada gejolak harga karena kelangkaan barang.

“Sebenarnya hasil pertanian kedelai di Kabupaten Kendal sudah cukup untuk pemenuhan kebutuhan di daerah, namun sesuai dengan arahan Presiden RI tadi, kita harus lebih meningkatkan lagi hasil dari tanaman yang sering kali mengalami kelangkaan seperti jagung dan terutama kedelai sehingga nantinya dapat menekan kelangkaan yang sering terjadi”, kata Wabup Kendal.

Sementara itu, Kepala DPP Kabupaten Kendal Tjipto Wahjono menyampaikan bahwa terkait dengan tanaman kedelai, kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal adalah luasan lahan yang kurang karena para petani kurang tertarik untuk menanam kedelai yang disebabkan harga jualnya yang terlalu rendah.

“Dalam halnini, sangat diperlukan adanya dukungan dari pemerintah di bidang perdagangan agar harganya dapat bersaing dan dapat memberikan keuntungan bagi para petani yang menanam kedelai,” kata Tjipto.

Baca Juga :   Tekan Covid-19, Kapolsek Bandongan Bangun Sinergitas Bersama Awak Media

Menurut Tjipto Wahjono, untuk komoditas jagung pada tahun 2020-2021 Kabupaten Kendal ini menjadi pemasok tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
“Tahun 2020, Kabupaten Kendal menjadi pemasok komoditas jagung tertinggi di Jawa Tengah mengungguli pasokan jagung dari Kabupaten Purwodadi, dan saat ini untuk lahan tanaman jagung terus diperluas menggunakan lahan perhutani, yang mana setiap ada penebangan pohon jati lahanya dapat ditanami jagung, dan kemarin juga dibantu oleh Kementerian Pertanian dengan memberikan bantuan benih jagung untuk lahan 20 hektar,” ungkapnya.

Sedangkan untuk tanaman padi, lanjut Tjipto, di Kabupaten Kendal ada program IP 400, dimana para petani dalam satu tahun dapat menanam padi sebanyak empat kali. Jadi hal ini harus benar-benar di manfaatkan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan produksi tanpa harus perluasan lahan.(Ad17).

 

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Adang Purnomo

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemkab Barut Sambut 840 Vaksin Covid-19

Sen Jan 11 , 2021
Total Pembaca : 6 Muara Teweh, Kalteng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, H.Masdulhaq menerima secara simbolis vaksin covid-19 yang diserahkan oleh Pemerintah Propinsi (pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kepada Kabupaten Barut sebanyak 840 Vaksin Covid-19 bertempat dihalaman kantor Laboratorium Kesehatan Daerah Barut. Minggu (10/1/2021) […]