Pembakaran Pesawat Terbang Quest Kodiak MAF di Papua

0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Grow media indonesia – Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw membeberkan kronologis kasus perusakan dan pembakaran pesawat terbang di Bandara Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu(6/1). Pesawat terbang Quest Kodiak yang di bakar itu milik maskapai penerbangan Mision Aviation Fellowship (MAF).

Kapolda menyebutkan kronologi kasus perusakan dan pembakaran pesawat terbang MAF nomor registrasi PK-MAX itu setelah pilot Alex Luferchek,warga negara Amerika Serikat, memberikan keterangan kepada kepala polres dan kepala Satuan Reskrim Polres Nabire. di Nabire,Kamis(7/1). Pesawat Terbang Quest Kodiak itu diketahui lepas landas dari Bandara Nabire pada pukul 07.00 WIT Rabu (6/1). menuju Kampung Pagamba,Distrik Mbiondoga, Kabupaten Intan Jaya.

“Pesawat itu membawa dua orang penumpang dan bahan kebutuhan pokok atau bahan makanan,” ujar Paulus Waterpauw seperti dilansir dari Antara di Timika, Jumat (8/1).

Namun saat hendak mendarat di Bandara Kampung Pagamba, kondisi cuaca tidak mendukung sehingga pilot memutuskan untuk kembali ke Nabire, Selanjutnya sekitar pukul 09.00 WIT, pesawat terbang Quest Kodiak itu kembali terbang dari Bandara Nabire menuju Bandara Kampung Pagamba, Intan Jaya, dan berhasil mendarat secara mulus.

Saat pesawat terbang Quest Kodiak dalam posisi berhenti di landasan, lanjut Kapolda, tiba tiba muncul sekitar 10 orang tidak dikenal dari balik semak-semak sekitar Bandara dengan menenteng sejumlah senjata api Laras panjang dan pendek,Melihat itu, masyarakat di sekitar lapangan terbang langsung melarikan diri,

“Sekelompok orang bersenjata itu berjalan mendekati pesawat terbang Quest Kodiak tersebut, mereka kemudian mengarahkan senjatanya kepada pilot, meminta dia keluar dari pesawat terbang dengan posisi ditodong senjata api lalu disuruh duduk di tanah,” ujar Paulus Waterpauw,

Baca Juga :   Karni, Ibu Tangguh Asal Dadapan Ikut Kiprah Bangun RTLH

Tak lama berselang, sekelompok kawanan bersenjata api itu menurunkan barang -barang dari dalam pesawat terbang, setelah semua barang diturunkan, mereka merusak pesawat terbang Quest Kodiak berbaling-baling tunggal itu dari kemudian membakarnya,

“Adapun Luferchek,32, berhasil melarikan diri dari kawanan orang bersenjata itu ke Kompleks Gereja di Kampung Togai, dengan berjalan kaki sekitar tiga jam dari Bandara Kampung Pagamba,”terang Paulus Waterpauw,

Keesokan harinya yaitu pada Kamis (71/), Luferchek dijemput dengan helikopter yang dipiloti Kapten Nathan Fagerlie,juga berkewarganegaraan Amerika Serikat yang terbang dari Bandara Wamena menuju Bandara Nabire,Fergelie diketahui merupakan penanggung jawab pilot MAF di Bandara Wamena.

Waterpauw mengakui, pihaknya menerima informasi lain yang masih perlu diperiksa kembali kebenaran nya terkait penyebab insiden perusakan dan pembakaran pesawat terbang Quest Kodiak MAF di Intan Jaya itu.

“Ada informasi lain yang kami terima bahwa seakan akan itu terjadi akibat perebutan penumpang yang ingin naik pesawat,Tapi informasi sifatnya sepihak yang perlu kami dalami kebenarannya,Tapi Alex Luferchek sebagai korban mengaku hanya tahu sesaat setelah mendarat ada sekelompok orang bersenjata api muncul dari semak-semak,”kata Paulus Waterpauw. (kik.)

About Post Author

Oky yudi firmansyah

WARTAWAN DAN PILOT DRONE
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Oky yudi firmansyah

WARTAWAN DAN PILOT DRONE

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gelagat Kemenangan Duo Milan

Jum Jan 8 , 2021
Total Pembaca : 7 Grow media Indonesia,- Dua rival sekota AC Milan dan Inter Milan yang menghuni Dua posisi teratas klasemen Liga Italia tentu tidak ingin kembali terpleset pada putaran ke -17. Mereka sama-sama berambisi meraih tiga poin pun menjadi misi utama bagi kedua klub kota mode tersebut, dikutip dari […]