Vaksinasi Covid, Bupati Sragen Siap Jadi Yang Pertama

1 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Sragen, Jateng l Grow Media Indonesia – Untuk membuktikan kepada warganya bahwa vaksin covid itu benar-benar aman, Bupati Sragen Jawa Tengah Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto, siap untuk menjadi orang pertama yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Sragen.

Demikian yang disampaikan oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati atau yang akrab dipanggil mbak Yuni, Rabu (6/1/2021). Seperti dilansir dari Humas Jatengprov.go.id.

Bupati Sragen Jawa Tengah Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Dok. Foto: humas Prov. Jateng).

Yuni menuturkan bahwa pelaksanaan vaksinasi massal dijadwalkan mulai Kamis 14 Januari 2021 mendatang.
“Namun sampai saat ini vaksin tersebut belum sampai di Sragen dan dijadwalkan akan datang minggu ini. Yang diutamakan mendapatkan vaksin adalah tenaga kesehatan lebih dahulu. Diawali dari tenaga kesehatan di puskesmas, RSUD kemudian RSU lainnya. Di Sragen ada sebanyak 5.996 orang tenaga kesehatan”, kata Yuni.

Sesampai di Sragen, lanjut Yuni, vaksin tersebut akan disimpan sementara di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, dan segera didistribusikan ke 25 puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Sragen.

Secara terpisah, Hargiyanto Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen mengatakan bahwa Pemkab Sragen memperoleh vaksin sebanyak 1.779 dosis vaksin pada tahap pertama yang peruntukkan bagi tenaga kesehatan.

“Satu orang mendapatkan dua kali suntikan vaksin, dengan tenggang waktu dua Minggu. Dari jumlah tenaga kesehatan yang ada yaitu sebanyak 5.996 orang, maka vaksin yang diperlukan adalah sebanyak 11.992 dosis vaksin”, papar Hargiyanto.

Terkait dengan efek samping yang muncul, Hargiyanto mengatakan bahwa efek samping yang muncul setelah mendapatkan suntikan vaksin pada umumnya adalah berupa demam ringan dan nyeri di titik bekas suntikan.

Baca Juga :   Kapolres Kendal: Naik Pangkat Konsekuensinya Tanggung Jawab Lebih Besar

“Vaksin ini gratis dan sama sekali tidak dipungut biaya. Untuk pengiriman vaksin tahap kedua, masih menunggu lagi dari pemerintah pusat”, pungkas Hargiyanto. (Ad17).

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Adang Purnomo

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Komisi C DPRD Jateng Raker Bahas Pendapatan Daerah

Kam Jan 7 , 2021
Total Pembaca : 3 Semarang, Jateng | Grow Media Indonesia – Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat kerja (raker) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (7/1/2021), di ruang rapat komisi. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng Sriyanto Saputro, membahas tentang persoalan proyeksi pendapatan […]