Habieb Rizieq : Terserah FPI Dibubarkan,Pembantaian Syuhada Tetap Harus Diusut

1 0
Read Time:59 Second

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengaku sudah sejak lama menduga bahwa ormas yang dipimpinnya itu akan dibubarkan oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Rizieq Shihab lewat kuasa hukumnya, Aziz Yanuar. Ia mengatakan bahwa Rizieq sudah tahu tentang pelarangan FPI yang dilakukan pemerintah itu.

“Kemarin kan saya ketemu, saya kasih tahu dan beliau bisa saja, tenang saja bikin baru lagi, gitu saja,” kata Aziz, Kamis 31 Desember 2020 seperti dikutip dari Okezone.com.

Rizieq pun, kata Aziz, mengatakan tak usah pusing soal pembubaran tersebut lantaran hal itu menurutnya sepele.

“Itu mah masalah kecil, FPI itu cuma kendaraan, kendaraan rusak ganti lagi. Sederhana aja, tak usah pusing-pusing,” tuturnya.

Menurut Rizieq, lanjut Aziz, yang paling penting dan utama saat ini adalah persoalan terkait kasus enam laskar FPI yang tewas ditembak aparat kepolisian.

Oleh karenanya, Habib Rizieq meminta Aziz untuk mengawal kasus tersebut yang dinilainya merupakan pelanggaran HAM berat.

“Paling penting dan utama itu pembantaian syuhada harus diusut tuntas,” tegasnya.

Selain diusut tuntas, kata Rizieq Shihab, pelaku penembakan dalam peristiwa itu juga harus diseret ke pengadilan.

“Pelakunya wajib diseret ke pengadilan dan nanti di akhirat bisa masuk neraka jahanam kalau tidak segera bertobat,” ujarnya.

 

source link

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga :   Kakek Ecin 85 Tahun Penduduk Desa Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Jawabarat Berharap Bantuan Rutilahu.

tria

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tanggapan Polri Tentang Front Persatuan Islam

Jum Jan 1 , 2021
Total Pembaca : 3 Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) telah dibubarkan pemerintah, namun tidak lama para pendirinya itu mendeklarasikan kembali organisasinya dengan nama Front Persatuan Islam. Apa kata Polri? “Semua warga negara boleh melakukan suatu kegiatan atau mendirikan suatu organisasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, di Mabes Polri, di Mabes […]