FPI Dibubarkan

1 0
Read Time:1 Minute, 31 Second
Logo FPI masih terpampang di Markas FPI, Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "FPI Dibubarkan, Ketum dan Sekretaris Deklarasikan Front Persatuan Islam", Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/31/06180051/fpi-dibubarkan-ketum-dan-sekretaris-deklarasikan-front-persatuan-islam. Penulis : Ihsanuddin Editor : Jessi Carina  Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat: Android: https://bit.ly/3g85pkA iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Logo FPI masih terpampang di Markas FPI, Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Jakarta.grow-mi.club – Sejumlah tokoh mendeklarasikan Front Persatuan Islam setelah Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan pemerintah. Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis dan Sekretaris FPI Munarman termasuk dalam 19 orang yang mendeklarasikan perkumpulan baru tersebut. “Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam,” demikian bunyi keterangan tertulis dari Front Persatuan Islam yang diterima Kompas.com, Rabu (30/12/2020) malam.

Dalam pernyataan itu, para deklarator Front Persatuan Islam juga menyebut langkah pemerintah membubarkan FPI telah melanggar konstitusi dan bertentangan dengan hukum. Mereka juga menilai pembubaran FPI hanya upaya pengalihan isu atas kasus penembakan mati 6 laskar FPI oleh polisi. Di poin terakhir keterangan tertulis itu, dicantumkan juga nama 19 deklarator. Selain Ahmad Shabri Lubis dan Munarman, ada nama lain seperri Abu Fihir Alattas, Tb Abdurrahman Anwar, Abdul Qadir Aka, Awit Mashuri, Haris Ubaidillah, Idrus Al Habsyi, Idrus Hasan, Ali Alattas SH, dan Ali Alattas S.kom. Lalu ada Tuankota Basalamah, Syafiq Alaydrus, Baharuzaman, Amir Ortega, Syahroji, Waluyo, Joko, dan M Luthfi. Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar membenarkan keterangan tertulis itu. “Iya sudah deklarasi di suatu tempat di Jakarta,” kata Aziz.

Aziz menyebut organisasi Front Persatuan Islam ini tidak berbadan hukum dan tidak akan didaftarkan ke pemerintah. Meski demikian, ia memastikan bahwa organisasi baru ini memiliki legal standing, yakni putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 82/PUU-XI/2013. Dalam putusan itu, MK membolehkan ormas tak berbadan hukum untuk tidak mendaftar. Hanya saja, ormas yang tak mendaftar tak akan mendapatkan pelayanan dari pemerintah. “Dasar hukum kita jelas,” ujar Aziz.

Baca Juga :   Tanggapan Polri Tentang Front Persatuan Islam

sumber : Kompas.com

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Yasmine

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jalur Kuningan - Cirebon Akan di Tutup Total

Kam Des 31 , 2020
Total Pembaca : 4 Kuningan.grow-mi.club – Polisi akan menutup ruas jalur utama Kuningan-Cirebon pada malam tahun baru nanti. Penutupan tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai pukul 18.00 WIB. Kasatlantas Polres Kuningan AKP Tahir Muhidin mengatakan penutupan jalur secara bertahap dimulai pukul 18.00 WIB, 20.00 WIB dan 22.00 WIB. Nantinya kendaraan […]