Polisi Periksa Makanan Yang Dibawa Keluarga,Rizieq Takut Makan Makanan Yang Diberikan Polisi

0 0
Read Time:53 Second

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya memeriksa seluruh makanan yang dibawa pihak keluarga untuk Imam Besar FPI, Rizieq Shihab. Tersangka kasus kerumunan di Petamburan itu tengah mendekam di Rutan Polda Metro.

“Semua makanan yang dibawa oleh keluarga maupun yang diberikan oleh pihak Kepolisian dilakukan security food sebelum diberikan kepada Rizieq,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (24/12).

Argo mengatakan setiap pemeriksaan makanan disaksikan langsung oleh si pembawa makanan. Bidokkes juga melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kesehatan Rizieq Shihab selama berada di dalam tahanan.

“Memenuhi standar apa tidak, disaksikan langsung oleh yang bawa saat dilakukan pemeriksaan,” kata dia.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Ia ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sejak 12 Desember lalu.

Ketua Bantuan Hukum Front Pembela Islam (FPI) Sugito Atmo Prawiro mengatakan Rizieq enggan makan makanan yang disediakan oleh pihak Polda Metro.

“Ada kekhawatiran, ada ketakutan tersendiri dari beliau. Semua makanan harus dikirim dari rumah atau dari lawyers itu aja,” kata Sugito di Polda Metro Jaya, Selasa (15/12).

Sumber : CNN Indonesia

About Post Author

redaksi

Buat yang tertarik menjadi bagian dari Grow Media Indonesia hubungi saya.
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga :   KPM PKH GUMEG PATUT DI TIRU

redaksi

Buat yang tertarik menjadi bagian dari Grow Media Indonesia hubungi saya.

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pasien COVID-19 meninggal di Sumut meningkat tajam dua hari berturut

Kam Des 24 , 2020
Total Pembaca : 7 Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Sumatera Utara mencatat jumlah kasus kematian di provinsi itu meningkat tajam selama dua hari berturut. Untuk kasus kematian ter tanggal 22 Desember 2020 bertambah lima orang dan bertambah empat orang ter tanggal 23 Desember. “Total pasien meninggal dunia akibat COVID-19 pada Rabu, 23 […]